Jurusan Fisika FMIPA UNG Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di SMA Negeri 1 Tapa

Oleh: Meilan Demulawa . July 3, 2026 . 17:59:15

Bone Bolango – Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Tapa, Kabupaten Bone Bolango, pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah, guru mata pelajaran Fisika, guru IPA, serta guru dari berbagai mata pelajaran lainnya dengan mengusung tema peningkatan kompetensi guru melalui inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMA Negeri 1 Tapa yang menyampaikan apresiasi kepada Jurusan Fisika FMIPA UNG atas pelaksanaan program pengabdian di sekolah tersebut. Menurutnya, perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan seperti ini dinilai sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

Selanjutnya, Ketua Jurusan Fisika FMIPA UNG dalam sambutannya menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, dosen tidak hanya berbagi hasil penelitian dan pengembangan pembelajaran yang telah dilakukan, tetapi juga membangun kemitraan dengan sekolah untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran fisika.

Pada sesi materi, tim pengabdian pertama yang terdiri atas Dr. Trisnawaty Junus Buhungo, S.Pd., M.Pd., Lukman Samatowa, S.Pd., M.Pd., dan Nidar Mawati Gulo menyampaikan materi mengenai Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Curipod pada Pembelajaran Fisika. Peserta diperkenalkan pada berbagai fitur Curipod yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik melalui aktivitas digital yang terintegrasi.

Materi berikutnya disampaikan oleh Drs. Asri Arbie, M.Si. dan Dr. Abdul Wahidin Nuayi, S.Pd., M.Si. mengenai Optimalisasi Pemanfaatan KIT Fisika melalui Pendekatan Deep Learning dalam Peningkatan Pemahaman Konsep Siswa. Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan KIT Fisika secara optimal untuk mendukung pembelajaran berbasis eksperimen dan membangun pemahaman konsep secara lebih mendalam melalui pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Selanjutnya, Dr. Supartin, S.Pd., M.Pd., Irsan, S.Pd., M.Si., dan Nur Fadila S. Toki memperkenalkan Pembelajaran Fisika Berbasis Google Sites. Guru-guru diberikan pelatihan mengenai pengembangan laman pembelajaran digital yang dapat memuat materi, video, simulasi, lembar kerja, hingga evaluasi pembelajaran dalam satu platform yang mudah diakses oleh peserta didik baik di sekolah maupun di rumah.

Materi terakhir disampaikan oleh Irsan, S.Pd., M.Si. bersama Yusnan Didik Sarint mengenai Pengembangan dan Pemanfaatan Laboratorium Virtual dalam Pembelajaran Fisika. Dalam sesi ini diperkenalkan laboratorium virtual yang dikembangkan oleh Jurusan Fisika FMIPA UNG sebagai alternatif pelaksanaan praktikum bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana laboratorium. Para peserta juga memperoleh kesempatan untuk mencoba secara langsung penggunaan laboratorium virtual sehingga dapat memahami penerapannya dalam proses pembelajaran.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana pelatihan berjalan interaktif. Para guru aktif mengikuti praktik penggunaan media pembelajaran serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penerapan teknologi digital dalam pembelajaran fisika. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21 yang semakin menekankan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Gorontalo berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan sekolah-sekolah di Provinsi Gorontalo dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi guru, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik.

Agenda